WOW ! Google Danai Proyek Jurnalisme oleh Robot
![]() |
Google. REUTERS/Truth Leem
|
Menurut Neil Thurman, profesor komunikasi dari University of London dan University of Munich, menilai proyek itu merupakan langkah yang menarik. Tapi, ia menilai keberadadan robot atau komputer tetap akan akan mematikan jurnalisme manusia.
"Anda tidak bisa benar-benar meliput(pemerintah daerah) melalui otomatisasi karena banyak tentang penyelidikan, politik, hubungan pribadi, yang telah mengatakan apa yang kepada siapa, dsb - sulit untuk mendapatkan informasi tersebut dalam bentuk feed," kata Thurman.
Dr. Thurman dan rekannya baru-baru ini menerbitkan sebuah studi di mana contoh jurnalisme otomatis dievaluasi oleh reporter profesional manusia. Banyak yang merasa bahwa kualitas penulisan dalam laporannya kurang, meskipun beberapa yang disarankan bisa berguna untuk memecahkan berita faktual tertentu yang nantinya dapat diperluas oleh manusia.
Wartawan robot juga diketahui telah menangkap informasi fiktif. Bulan lalu, sebuah program LA Times menerbitkan sebuah peringatan tentang gempa berkekuatan 6,8 skala richter di California.
Itu tertanggal 29 Juni 2025 dan sebenarnya terkait dengan gempa yang terjadi 100 tahun sebelumnya - pemberitahuan tersebut telah diterbitkan secara keliru oleh US Geological Survey.
